EVALUASI PERBEKALAN FARMASI DENGAN METODE ANALISA ABC, VEN DAN KOMBINASI ABC VEN DI RSUP FATMAWATI PERIODE JANUARI-DESEMBER 2020

Setianti Haryani, Yuristiawan Yuristiawan, Magdalena Niken Oktorina

Abstract


Optimal drug supply management will have an impact on cost savings in drug procurement. Drug spending should be in accordance with the need for drugs for the disease at hand by considering the size of the available budget. To determine the accuracy, two kinds of evaluation instruments were used, namely the ABC VEN analysis. The purpose of this study was to evaluate pharmaceutical supplies with the ABC VEN analysis method as a consideration in making plans for the coming year. This research is non-experimental with data collection retrospectively analyzed by quantitative descriptive, the sample was taken by total sampling method. The sample in this study is data on planning, procurement and use of patient drugs for the period January-December 2020 with a total of 1129 drug items. The results showed that group A drugs were 9.12% which absorbed a budget of 69.99%, group B was 12.40% with a budget of 20.03% and group C was 78.48% with a budget of 9.98%. The distribution of group A drugs that absorb the highest budget is Tasigna tab 200 mg at 35.38% while those that absorbed the lowest budget were Atorvastatin tab 20 mg (2.66%). The results of the VEN analysis were 26.84% of drugs item of group V; 67.05% group E and 6.11% group N. The results of the ABC VEN analysis showed that the VA group was 4.96% of the 1129 drug items, VB 5.67%; VC 16.71%; EA 4.07%; EB 6.29%; EC 56.69%; NA 0.09%; NB 0.44%; NC 5.58%.

 

ABSTRAK

Pengelolaan persediaan obat yang optimal akan memberikan dampak penghematan biaya pengadaan obat. Belanja obat seharusnya sesuai dengan kebutuhan obat untuk penyakit yang dihadapi dengan mempertimbangkan besarnya anggaran yang tersedia. Untuk mengetahui ketepatan tersebut digunakan dua macam instrumen evaluasi yaitu analisis ABC VEN. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi perbekalan farmasi dengan metode analisa ABC VEN sebagai pertimbangan dalam pembuatan perencanaan tahun mendatang. Penelitian ini bersifat non eksperimental dengan pengambilan data secara retrospektif dianalisa dengan deskriptif kuantitatif, sampel diambil dengan metode total sampling. Sampel pada penelitian adalah data perencanaan, pengadaan dan penggunaan obat pasien periode januari-Desember 2020 dengan jumlah sebanyak1129 item obat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat kelompok A 9,12% yang menyerap anggaran sebesar 69,99%, kelompok B 12,40% dengan anggaran sebesar 20,03% dan kelompok C 78,48% dengan anggaran sebesar 9,98%. Distribusi obat kelompok A yang menyerap anggaran paling tinggi adalah Tasigna tab 200 mg sebesar 35,38% sedangkan    yang menyerap anggaran paling rendah adalah Atorvastatin tab 20 mg (2,66%).  Hasil Analisa VEN sebanyak 26,84% item obat kelompok V; 67,05% kelompok E dan 6,11% kelompok N. Hasil analisa ABC VEN menunjukkan obat kelompok VA 4,96% dari 1129 item obat, VB 5,67%; VC 16,71%; EA 4,07%; EB 6,29%; EC 56,69%; NA 0,09%; NB 0,44%; NC 5,58%.


Keywords


Drug Supply Manajement;ABC Analysis;VEN Analysis;ABC VEN Analysis

References


Abdul, R., Oetari, Gunawan, P.W., Analisis Pengendalian Persediaan Obat Dengan Metode ABC, VEN dan EOQ di Rumah Sakit Bhayangkara Kediri. Joyrnal of Pharmaceutical Science and Clinical Research. 2020; 02: 97-109.

Anand, T., Ingle, G.K., Kishore, J., et al. ABC-VED analysis of a drug store in the Department of Community Medicine of a Medical College in Delhi. Indian J Pharm Sci 2013; 75: 113–117.

Depkes RI. (2010). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2009. Jakarta: Kementrian Kesehatan RI.

Heizer, J. dan Render, B. (2009). Production and Operation Management. Buku 1 edisi ke Sembilan, Salemba empat, Jakarta.

Kemenkes RI. Juknis Peraturan Menteri Kesehatan No. 72 tahun 2016. Jakarta : Kementerian Kesehatan RI; 2016.

Mahdalena, S. 2020. Evaluasi Perencanaan Dan Pengendalian Obat Generik Dengan Menggunakan Metode Kombinasi Abc-Ven, Eoq Dan Ropdi Rsud Subang.

Nadhifah, M. 2015. Evaluasi Proses Perencanaan Kebutuhan Obat Publik Untuk Pelayanan Kesehatan Dasar Pada Puskesmas Di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Kotabaru (Doctoral Dissertation, Stie Indonesia Banjarmasin).

Permenkes, 2016. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor72 Tahun 2016 TentangStandar Pelayanan kefarmasian di Rumah sakit.Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia

Siska, W., Sugiarto. Model Pengadaan Obat dengan Model ABC VEN di RS X Semarang, 2019. Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia, 2019:7(3):186-190.

Satibi, Titik R. I., Endang Y. Pengendalian Persediaan Obat dengan Minimum-maximum Stock Level di Instalasi Farmasi RS. Dr. Sardjito Yogyakarta. Jurnal Manajemen dan Pelayanan Farmasi. 2019;9(3):192-202. [Diakses 16 Juli 2022] https://journal.ugm.ac.id/jmpf/article/view/45295/pdf




DOI: http://dx.doi.org/10.52118/edumasda.v6i2.166

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Setianti Haryani, Yuristiawan Yuristiawan, Magdalena Niken Oktorina

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kharisma Persada

Pajajaran Street Number 1 Pamulang,
South Tangerang City, Banten Province, Indonesia, 15417
Telephone: 021-74716128 / Handphone : 081384462729


Creative Commons License

Edu Masda Journal
by Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kharisma Persada is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://openjournal.masda.ac.id/index.php/edumasda/index.